Facebookan langsung di Desktop

Facebookan langsung di Desktop
Aplikasi untuk kemudahan dan keyamanan pk Facebook.






AD GHOST >>>

Work at Home Jobs
8 Ways to earn Money from online.. Free !
http://online-zuperstore.com

  All about PEUGEOT
Peugeot: Models, Engines, Parts, Clubs.
http://peugeot-info.50webs.com
  JABON KENDAL
Bibit/Benih Kayu Jabon. GRATIS Furniture !
http://www.bibitjabon.web.id/
  Domain Names
Domain, Domain Names, Hosting, Free Domain.
http://ht-domain-names.blogspot.com



Budi Utomo, Sumpah Pemuda, Proklamasi Kemerdekan, Orde Lama, Orde Baru, Reformasi... " Ayo bangkit... maju/sukses... Nikmati hasil pembangunan BERSAMA-SAMA...!

66 Tahun Indonesia Merdeka !

Ayo Indonesia Bisa ...Sejahterakan Rakyatnya!
Ayo Indonesia Bisa ...Tegakan Supremasi Hukum!
Ayo Indonesia Bisa ...Majukan Dunia Pendidikan!
Ayo Indonesia Bisa ...Menjadi Negara Maju!
Ayo Indonesia Bisa ...Tegakan Kedaulatan Negara!
Ayo Indonesia Bisa ...Merdeka dari Kolonialisme Modern!


Wa Ode Buktikan Keterlibatan Pimpinan Banggar

Bukti itu terkait mekanisme alokasi anggaran PPID tahun anggaran 2011.

VIVAnews - Anggota Badan Anggaran DPR yang juga politikus dari Partai Amanat Nasional, Wa Ode Nurhayati mengaku ada keterlibatan pimpinan Banggar dalam memutuskan alokasi anggaran Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah (PPID) tahun 2011.

Beberapa berkas terkait dengan keterlibatannya pimpinan Bangar, kata Nurhayati, juga sudah diberikan kepada penyidik untuk ditindaklanjuti.
"Sudah diserahkan, Pimpinan Banggar dari 2010 sampai sekarang (yang terlibat)," kata Nurhayati di Kantor KPK, Kamis malam, 26 Januari 2012 Malam.

Sejak awal masuk dalam dunia politik, Nurhayati sudah memikirkan dampak terburuknya, karena hal-hal yang dapat membahayakan dirinya bisa terjadi kapan saja, dan terbukti dalam kasus yang diduga dituduhkan padanya.

Sementara itu, kuasa hukum Nurhayati menjelaskan, beberapa dokumen yang diserahkan kepada penyidik diantaranya terkait mekanisme alokasi anggaran PPID tahun anggaran 2011.

Menurutnya, ada penyalahgunaan kewenangan yang dilakukan pimpinan Banggar dalam mengalokasikan anggaran PPID.

"Dokumen pengambilan keputusan untuk pengalokasian anggaran. Ditandatangani pimpinan Banggar. Dalam mekanismenya itu ada penyalahgunaan kewenangan," kata Zaenab.

Terkait dengan dugaan keterlibatan pimpinan Bangar, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi, Abraham Samad enggan berkomentar lebih banyak.
"Kalau itu nanti ada keterangan resmi, tunggu saja," singkat Abraham. (eh)


Wa Ode Nurhayati

• VIVAnews

0 komentar:


- -



Copyright (c) 2005 - 2012
Powered by: W A H - Rudy H